. Polusi Udara
Otak merupakan konsumen oksigen paling besar di dalam tubuh kita. Menghirup udara yang tercemar atau mengandung polusi akan menurunkan suplai oksigen ke dalam otak sehingga membuat efisiensi otak menurun.
6. Kekurangan Tidur
Otak membutuhkan tidur sebagai sarana untuk beristirahat sekaligus memulihkan kemampuannya. Kurang tidur dalam jangka waktu yang lama akan mempercepat kerusakan sel-sel di otak.
7. Kebiasaan Tidur dengan Menutup Kepala
Kebiasaan menutup kepala saat tidur ternyata akan meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida serta menurunkan konsentrasi oksigen. Akibatnya, akan timbul efek kerusakan di otak.
8. Menggunakan Pikiran Saat Sedang Sakit
Bekerja habis-habisan atau memaksakan untuk memakai pikiran saat kita sakit bisa menyebabkan berkurangnya efektivitas otak dan bisa merusak otak.
9. Kurangnya Stimulasi pada Otak
Untuk melatih otak kita, berpikir adalah cara yang paling tepat. Kurangnya menstimulasi pikiran di otak bisa menyebabkan mengkerutnya otak manusia.
10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi dibutuhkan sebagai salah satu media untuk memacu kemampuan bekerja otak. Melakukan komunikasi secara intelektual bisa memicu efisiensi otak. Sebaliknya, jarang berkomunikasi akan membuat kemampuan intelektual otak menjadi kurang terlatih.
Menghilangkan kebiasaan buruk memanglah tak mudah, tetapi tak sesulit yang dibayangkan. Yang jadi permasalahan adalah kadang kita belum yakin apakah kebiasaan buruk tersebut bisa dimusnahkan dan dihentikan dalam diri kita selama-lamanya.